Padang Pariaman - Sebuah gelombang semangat perubahan menyapa Nagari Sikucur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Para mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Mohammad Natsir (UMN) Bukittinggi telah hadir untuk mengabdikan diri melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026. Dari tanggal 23 Januari hingga 14 Februari 2026, mereka bergerak aktif, mengukir jejak kontribusi nyata demi kemajuan nagari.
Fokus utama KKN ini adalah penguatan tata kelola pemerintahan nagari yang lebih efektif, peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat, serta upaya pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Sebuah sinergi antara dunia akademis dan kebutuhan riil di lapangan.
Acara serah terima mahasiswa KKN di Kantor Wali Nagari Sikucur menjadi momentum awal yang penuh harapan. Dihadiri langsung oleh pemerintah nagari, perangkat desa, serta para dosen pembimbing lapangan, kegiatan ini disambut hangat. Pemerintah nagari menyambut para mahasiswa dengan optimisme, mengharapkan KKN ini dapat memberikan sumbangsih berharga, terutama dalam perapian administrasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di nagari.
Salah satu terobosan yang digagas mahasiswa adalah pelatihan intensif mengenai administrasi dan pengelolaan arsip nagari. Pengamatan di lapangan mengungkap tantangan yang ada: sistem pengarsipan yang masih manual dan belum terstruktur rapi. Dengan sigap, para mahasiswa terjun mendampingi, membantu menyusun klasifikasi dokumen sesuai dengan jenis layanan yang ada. Pendampingan ini tak hanya berhenti pada penataan, tetapi juga memastikan arsip tertata apik agar mudah diakses oleh siapa pun yang membutuhkan.
Dampak positifnya langsung terasa. Efisiensi pelayanan administrasi publik bagi masyarakat kini meningkat pesat. Dokumen-dokumen penting dapat ditemukan dalam hitungan menit, membuat proses pelayanan menjadi lebih cepat dan terorganisir. Rasanya bangga melihat bagaimana sentuhan teknologi dan sistematisasi dapat begitu meringankan beban administrasi.
Tak hanya di ranah administrasi, pencerahan juga diberikan melalui sosialisasi pelayanan publik. Mahasiswa berupaya keras meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur administrasi yang benar dan pentingnya kelengkapan dokumen. Tujuannya mulia: mewujudkan pelayanan yang transparan, tertib, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap lini pemerintahan nagari. Ada kelegaan tersendiri saat melihat rasa ingin tahu dan antusiasme warga dalam memahami hak dan kewajiban mereka.
Sektor ekonomi tak luput dari perhatian. Para mahasiswa memberikan pendampingan komprehensif kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Upaya peningkatan kualitas produk, perbaikan desain kemasan agar lebih menarik, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi menjadi fokus utama. Harapannya, daya saing produk Nagari Sikucur dapat terangkat, membuka gerbang pasar yang lebih luas dan menjanjikan.
Menyadari pentingnya era digital, program literasi digital juga menjadi bagian tak terpisahkan dari KKN ini. Mahasiswa tak hanya berbagi ilmu, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif. Baik untuk menunjang kelancaran administrasi maupun sebagai alat ampuh dalam pengembangan usaha di tengah derasnya arus transformasi digital.
Lebih dari sekadar program akademis, para mahasiswa juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Mereka aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, mulai dari kerja bakti hingga membantu persiapan Turnamen Takraw Nagari Sikucur. Ini adalah bentuk nyata penguatan kebersamaan, membangun jembatan emosional yang kuat dengan masyarakat setempat.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, KKN Tematik Administrasi Publik Tahun 2026 di Nagari Sikucur membuktikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah nagari mampu menghasilkan dampak yang transformatif. Peningkatan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik yang lebih baik, serta pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal kini menjadi kenyataan yang membanggakan.
Para punggawa perubahan dalam KKN Tematik ini adalah Jhon Hendri (2206632011364), Rian Noverianto (2206632011374), dan Silvia Oktavina (2206632011377).

Ibrahim